Rab, 12 Jun 2024

SPPT Akan Segera Disalurkan Awal Februari 2024

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Ngawi akan segera menyalurkan lembar SPPT ke desa-desa tahun pajak 2024.

Salah satunya yakni dengan melakukan cetak massal Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan di awal tahun 2024.

Selain untuk meningkatkan pencapaian target, cetak massal SPPT PBB Perdesaan di awal tahun ini juga untuk menghindari keterlambatan pendistribusian SPPT kepada Wajib Pajak.

Kepala Bidang Pengelolaan, Pendapatan Daerah (P2D) BKD Kabupaten Ngawi Ahmad Arwan Arifiyanto mengatakan, Saat ini sedang tahap pencetakan lembar SPPT sudah berjalan 1 minggu, sampai hari ini sudah tercetak 7-8 Kecamatan.

“Kita tahun ini cetak sppt sebanyak 650 ribu tersebar ke 19 kecamatan,” ujarnya kepada Wartawan presisiindonesia.com dikantornya. Jum’at 26/1/24.

Arwan menjelaskan, Untuk tahun ini kita menyesuaikan dengan aturan baru dengan UU HKPD sama Perda baru tentang pungutan pajak dan retribusi daerah.

“Ada beberapa penyesuaian, sekarang ada khusus untuk sppt terkait lahan pangan dan peternakan itu ada sendiri, sekarang ini masih proses dan nanti kita lakukan pendataan ke desa,” bebernya.

Menurut Arwan, SPPT lahan dan peternakan itu tarifnya dibawah tarif-tarif yang lain. Nanti kita drop lembar sppt sekalian sosialisasi terkait pbb.

“Pada prinsipnya untuk SPPT sama tidak ada perubahan, hanya perubahan di Perda kita itu ada kategori yang lain terkait lahan pangan dan peternakan,” ungkapnya.

Sambil kita drop ping, kita minta data ke desa untuk lahan pangan dan peternakan, karena untuk lahan pangan/pertanian itu sesuai amanah di UU HKPD itu harus tarifnya dibawah yang lainnya.

“Kita ada 3 tarif, yang pertama tarif untuk NJOP dibawah 1M pengenaan PBB nya 0,11 persen, yang kedua untuk total NJOP nya 1M keatas itu pengenaan PBB nga 0,20 persen, yang ketiga khusus untuk lahan pangan dan peternakan ini tarifnya 0,10 persen, akan disesuaikan secara bertahap setelah dilakukan pendataan dan berkoordinasi dengan desa.” pungkasnya.

Wartawan: Fatkhul Muanam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*