Sel, 16 Jul 2024

FOSIL BERHARGA di MUSEUM TRINIL DIKONSERVASI DENGAN GREEN CHEMISTRY: UPAYA DISDIKBUD NGAWI MENJAGA SEJARAH

PRESSINDO_NGAWI | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DISDIKBUD) Kabupaten Ngawi dalam hal ini Bidang Kebudayaan menggandeng para ahli Arkeolog dari Museum Sangiran untuk melakukan konservasi fosil di Museum Trinil. Kamis, 4/6. Upaya ini dilakukan untuk menjaga, merawat, dan memelihara fosil berharga yang menjadi bukti sejarah penting.

Kepala Bidang Kebudayaan DISDIKBUD Kabupaten Ngawi, Cita Putri Maharani, menjelaskan bahwa konservasi ini bertujuan untuk mencegah kerusakan pada fosil yang tak ternilai harganya.

“Fosil-fosil ini merupakan aset penting bagi ilmu pengetahuan dan budaya bangsa, sehingga sudah menjadi kewajiban kita untuk menjaganya,” ujar Cita.

Proses konservasi dipimpin oleh Pamong Budaya Ahli Pertama Museum Sangiran, Siwianti. Menurutnya, konservasi fosil merupakan serangkaian kegiatan yang kompleks, mulai dari observasi kondisi, identifikasi kerusakan, hingga pelaksanaan perawatan yang tepat.

“Tujuan utama kami adalah menjaga kelestarian fosil dan mencegah kerusakan,” jelas Siwianti.

“Fosil ini memiliki nilai sejarah dan edukasi yang tinggi, dan menjadi sumber ilmu pengetahuan bagi generasi sekarang dan masa depan.” bebernya.

Tantangan utama dalam konservasi fosil adalah kondisinya yang beragam. Ada fosil yang mengalami kerapuhan, seperti tulang kaki gajah dan tanduk kerbau, “Untuk itu, kami menggunakan metode dan teknologi terbaru yang ramah lingkungan, yang dikenal dengan prinsip Green Chemistry.” Ungakap Siwianti.

Teknologi ini meminimalisir penggunaan bahan kimia berbahaya, sehingga aman bagi para ahli yang melakukan konservasi dan juga lingkungan sekitar.

Siwianti berharap upaya konservasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nilai penting fosil. Fosil adalah bukti sejarah yang tak ternilai harganya. “Mari kita jaga bersama, agar generasi penerus dapat belajar dan memahami sejarah bangsa dari fosil-fosil ini.” Pungkasnya.

Upaya konservasi fosil di Museum Trinil ini merupakan langkah penting dalam menjaga kekayaan budaya dan sejarah bangsa.

Dengan teknologi yang ramah lingkungan dan kesadaran masyarakat yang tinggi, fosil-fosil berharga ini dapat dilestarikan untuk generasi mendatang.

Wartawan: Fatkhul Mu'anam
Editor: A Febri T.H
image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*