Rab, 12 Jun 2024

Amanat PDI-P, Pujo Wahono Bacaleg Dapil IV Perang Secara Kesatria

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Usai terselenggaranya pendaftaran penerimaan pengajuan bakal calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pujo Wahono bacaleg yang berangkat dari Dapil IV meliputi Kecamatan Jogorogo, Ngrambe dan Sine optimis peroleh suara didapilnya.

Bacaleg PDI-P Dapil IV Pujo Wahono mengatakan, Target kedepan untuk pileg 2024 kita berusaha semaksimal mungkin, Tuhan yang menentukan. Ya kalau orang mengatakan optimis jadi.

“Yang terpenting kita usaha, tidak ada yang kita sombongkan. Dari kelebihan dan kekurangan kami sudah merasa mawas dan introsfeksi diri,” ujarnya saat ditemui dirumahnya. Setono Ngrambe. Selasa (16/05/2023).

Pujo Wahono menegaskan, Saya kembalikan kemasyarakat, kalau bicara finansial saya tidak ada finansial, kita sendiri juga menyadari tanpa masyarakat, kawan dan saudara kita tidak ada artinya, tapi ya kembali lagi bagaimana Tuhan menentukan, kita berusaha.

Peta daerah pelihan yang ada di Kabupaten Ngawi
Peta daerah pelihan yang ada di Kabupaten Ngawi

“Jadi, yang harus masyarakat fahami bahwa Bantuan Keuangan (BK) atau Pokir itu saya pikir masih kecil, BK atau Pokir katakanlah dalam 5 tahun hanya 5 kali. Dengan rincian pertama dapat BK hanya 700 juta, yang 1 M baru berapa tahun ini, ya pada intinya saya ratakan kalau 5 ya 5 desa Rp. 100 san juta, selama ada 1 M ini fariatif ada Rp. 150, ada yang Rp. 200 juta yang tidak lebih dari 5 dan 7 desa. Dapil IV itu kalau tidak salah saya hitung itu ada 41 desa, dan baru berapa desa yang tersentuh kalau dipersentase palingan baru 5 persen,” tegasnya.

Pujo Wahono menambahkan, Terkait dengan Sistem Elektoral Bernafas Gotong Royong (KomandanTe) saya sama sekali tidak setuju, dalam rapatpun saya bantah, kita punya alasan pemaparan yang realita. Kalau partai ini cuma 1 atau 3 partai ok lah, sedangkan partai ini banyak sedangkan KomandanTe itu banyak kelemahan bagi saya.

“Ok, pembagian wilayah boleh, tapi kitakan dengan Undang-undangnya juga per dapil dari 41 desa wilayah kita sendiri. Seharusnya kita kembali ke Undang-undang, saya fikir Undang-undang pemilu itu lebih sempurna. Mungkin sudah dibuat, sudah di analisis, sudah di teliti dan di evaluasi kembali,”

“Pencalonan dari beberapa teman-teman itu saya suka, cuman saran saya sportif, kita perang betul-betul untuk mengamanatkan dari PDI-P, kalau kita targetkan kemarin 3 kursi, minimal di dapil IV bisa 4 kursi berarti kan teman-teman serius dan perang secara kesatria.” pungkasnya.

Wartawan: Fatkhul Muanam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*