Rab, 12 Jun 2024

Tulus Budyadi, Luasan ATM Di Ngawi Tahun 2023 Mencapai 209,21 Ha

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Agroforestry Tebu Mandiri (ATM) adalah budidaya tanaman tebu dalam kawasan hutan yang dikelola secara mandiri oleh Perum Perhutani, ATM merupakan salah satu program strategis Perum Perhutani guna mendukung program pemerintah dalam swa sembada gula nasional.

Program ATM ini Mendasar SK Menteri LHK No. Sk.4623/MenLHK-PHPL/UHP/Hpl.1/6/2021 tanggal 30/7/21 tentang persetujuan revisi rencana pengaturan kelestarian hutan jangka waktu 10 tahun 2019-2028 periode 2021-2028 KPH Ngawi Kelas Perusahaan (KP) Jati Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur dan Surat Kepala Departemen Perencanaan Pengembangan Bisnis Divisi Regional Jawa Timur No. 192/042.3/Renbangbis/Divre Jatim tanggal 27/3/23 perihal pengesahan RTT Persiapan dan pelaksanaan ATM tahun 2023 KPH Ngawi.

Sehingga kalau disederhanakan maka dasar legalitas pelaksanaan program ATM di Perum Perhutani Ngawi ialah persetujuan revisi Rencana Pengaturan Kelestarian Hutan (RPKH) jangka waktu 10 tahun 2019-2028 periode 2021-2028 KPH Ngawi Kelas Perusahaan (KP) Jati Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur, pengesahan Rencana Teknik Tahunan (RTT) persiapan dan pelaksanaan tanaman ATM tahun 2023.

Administratur Perum Perhutani KPH Ngawi Tulus Budyadi melalui rekaman mengatakan, Program ATM berada di beberapa wilayah BKPH dan petak/anak petak tahun 2021 seluas 187,52 Ha tersebar di 34 anak petak dan 4 BKPH (Kedawak Selatan, Kedawak Utara, Watutinatah dan Pandean), tahun 2022 seluas 35,09 Ha tersebar di 5 anak petak dan 2 BKPH (Banyuasin dan Pandean), rencana tahun 2023 seluas 209,60 Ha tersebar di 40 anak petak dan 9 BKPH (Kedawak Selatan, Kedawak Utara, Watutinatah, Sonde, Kedunggalar, Payak, Banyuasin, Kedungbanteng dan Pandean).

“Penggarap/pesanggem dilibatkan dalam program ATM,  bahkan penggarap/pesanggem menjadi prioritas sebagai tenaga kerja mulai dari kegiatan penanaman, pemeliharaan, pengamanan dan pemanenan,” ujarnya. Sabtu 14/10/23.

Tulus Budyadi menjelaskan, Tujuan ATM ini untuk mendukung program pemerintah dalam swasembada gula nasional, melakukan transformasi bisnis guna mendapatkan pendapatan dalam jangka waktu pendek.

“Lahan yang digarap oleh penggarap adalah kawasan hutan yang dikelola oleh Perhutani berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku sehingga pada saat lahan tersebut akan dipergunakan oleh perhutani sebagai pengelola maka penggarap yang terdampak program ATM ini diberikan bantuan usaha produktif sebesar 1 juta rupiah/Ha,” jelasnya.

Tulus Budyadi menyampaikan, Program ATM ini merupakan program strategis Perhutani sesuai arahan Kementerian BUMN untuk mendukung program pemerintah dalam swasembada gula nasional sehingga program ATM tersebut ada.

“Pengolahan hutan oleh perhutani merupakan mandatory sehingga apa yang menjadi program pemerintah cq Kementerian BUMN maka perhutani wajib mendukung dan melaksanakannya dengan sebaik-baiknya.” pungkasnya.

Wartawan: Fatkhul Muanam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*