Ming, 16 Jun 2024

Menjaga Keutuhan Dan Persatuan NKRI Bersama Kaum Milenial

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Ngawi Gelar pertemuan dengan kalangan milenial anak muda yang berlangsung di Aula Hotel Sukowati Jl. Sukowati No. 81 Kel. Karangasri Kec/Kab. Ngawi. Hadir dalam kegiatan, Kusumahadi Widjajanto,Kepala Bakesbangpol Kab. Ngawi, Mayor Inf Wiyono Kasdim 0805/Ngawi, Iptu Arifin T.M KBO Satnarkoba Polres Ngawi, Eko Purnomo Narasumber, Nugroho Puguh Santoso Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol, Pelajar SMU, Pramuka dan Mahasiswa, Rabu (16/02/2022).

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Ngawi Kusumahadi Widjajanto, kegiatan sosialisasi kewaspadaan dini di daerah Tahun 2022 dengan tema “Menjaga Keutuhan Dan Persatuan NKRI” diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Ngawi.

“Menyikapi perkembangan jaman yang banyak kemajuan dan kita tidak bisa membendung, oleh karena itu bagaimana caranya memfilter yang masuk itu adalah kita selalu waspada kita membentuk karakter pribadi masing-masing untuk cinta tanah air selalu waspada terhadap godaan rong-rongan dari luar dalam bentuk apapun,” katanya via celluler.

Mas Antok sapaan akrabnya menegaskan, dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan itu kita sebagai warga indonesia tentunya harus membina solidaritas maupun meningkatkan toleransi antar umat beragama agar dapat menciptakan kerukunan dan keharmonisan antar masyarakat.

“Karena godaan itu kadang kita tidak sadar kita tidak tau lewat tulisan, lewat kabar hoax, lewat file, lewat lagu. Oleh karena itu kalau masing-masing warga masyarakat cinta tanah air, pancasilais yang didalamnya tentunya ada agamis pancasila sila pertama akan membentengi kita,” ujarnya.

Lanjut mas antok, Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar didunia yang dilewati oleh garis khatulistiwa serta negara majemuk dengan keanekaragaman suku, agama, ras, adat istiadat.

“Jadi tujuan kita dengan didakan sosialisasi ini kita tidak bisa merubah perkembangan jaman itu akan selalu ada tapi kita bisa membentengi mental dan fikiran kita masing-masing agar tetap selalu setia kepada NKRI. Selalu melaksanakan UUD dan Pancasila,” bebernya.

Menurutnya, sebagai negara dengan semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”  yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu jua, kita harus terus menggalang kebersamaan, persatuan, dan integritas, tanpa memandang perbedaan.

“Dari kalangan milenial anak muda dengan pertimbangan karena anak muda ini investasi bangsa jadi kami anggap penting untuk kedepan mereka yang mewarisi kepemimpinan bangsa ini sehingga kalau bentengnya kuat kita harapkan akan konsisten dan mencetak pemuda yang berkarakter baik.” pungkasnya.

Wartawan : Fatkhul Muanam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*