TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Perusahaan Umum (Perum) Kehutanan Negara Kesatuan Pemangkuan Hutan Ngawi bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wilayah Sub Ngawi Tengah melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama pemanfaatan kawasan hutan untuk budidaya tanaman agroforestry Tahun 2023 dalam rangka mendukung ketahanan pangan berlangsung di Balai Desa Begal, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Administratur (ADM) Perhutani KPH Ngawi Tulus Budyadi mengatakan, Hari ini kita melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Perum Perhutani KPH Ngawi dengan LMDH di wilayah Sub Tengah KPH Ngawi.
“Perjanjian ini dalam rangka pemanfaatan lahan atau kawasan hutan untuk tanaman Agroforestry dan Holtykultura. Ini kita lakukan dan disaksikan dengan Camat dan Kepala Desa di wilayah Sub Tengah. Meliputi Kecamatan Kedunggalar, Ngrambe, Pitu, Karanganyar, Jogorogo, Widodaren yang masuk wilayah Sub tengah ini,” Ujarnya saat ditemui di lokasi. Jum’at (17/03/2023).
Tulus panggilan sehari-hari mengungkapkan, Memang sengaja kita lakukan secara terbuka supaya saling mengontrol dan saling memenuhi hak dan kewajibannya, karena LMDH ini secara kelembagaan dibawah binaan Kepala Desa, walaupun LMDH ini dalam pembentukannya dulu kita yang memfasilitasi untuk pembentukan LMDH itu.
“Kenapa kita harus melakukan perjanjian kerjasama. Supaya kegiatan yang dilakukan didalam kawasan hutan itu ada legalitasnya. Karena tidak sembarangan orang secara aturan masuk mengerjakan atau apa-apa yang melakukan kegiatan dalam hutan tanpa izin dari yang berwenang,” Ungkapnyan
Ia menambahkan, tujuan kerjasama ini jelas kita ingin mendorong masyarakat dan mensukseskan program ketahanan pangan. Masyarakat LMDH untuk berbudidaya tanaman Agroforestry khususnya Jagung, Holtykultura sehingga bisa menambah pendapatan bagi masyarakat.
“Disitu nanti ada kewajiban yang harus dibayarkan kepada negara dalam bentuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dan kalau untuk jagung itu 30 Rupiah Per Kg,” Bebernya.
“Kemarin sudah kita lakukan di Sub Timur. Hari di Sub Tengah, Insha allah besok rencananya hari Senin di Sub Barat. Intinya kita terbuka dan tentunya kita meminta dukungan dan support dari Kecamatan, Desa dan APH dan tokoh-tokoh yang ikut membantu dalam rangka pelestarian hutan dan juga untuk memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya.
Wartawan: Fatkhul Muanam

