Ming, 16 Jun 2024

Bupati Ngawi Buka Pelatihan Pelatihan Ekologi Tanah Dan Sri Organik

Tabloid_PressInd, NGAWI I Mengusung Tema “Gerakan Desa Membangun, Gerakan Ngawi Membangun Sri Organik Nuswantara untuk Indonesia”, Komunitas Sri Organik Nuswantara yang berpusat di Desa Sidomakmur Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Pelatihan Ekologi Tanah (PET) dan Sri Organik Resmi dibuka oleh Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono.

Kelihatan dalam pembukaan pelatihan ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ngawi, Camat Widodaren, Kapolsek Widodaren, DanRamil Widodaren, Kepala Desa Sidomakmur.

Diharapkan nantinya Petani bisa mandiri dan mendapat manfaat terbaik berdampak bagi produktivitas Pertanian juga berdampak pada kesejahteraan petani itu sendiri. “Yang pertama kita ingin ada percepatan terkait program kemandirian pertanian ramah lingkungan berkelanjutan dengan organik, nah permasalahan di lapangan kaitannya sosialisasi dan pendampingan, maka di butuhkan banyak mentor-mentor yang paham SOP terkait organik,” kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono kepada Wartawan Presisi Indonesia. Senin (27/09/2021).

Menurut Mas Ony panggilan sehari-hari Bupati Ngawi yang juga sebagai pembina Pelatihan Ekologi Tanah dan Sri, ini termasuk bagian kerja sama antara pelaku penggiat Organik dengan Dinas Pertanian untuk menciptakan para mentor-mentor pendamping nanti di Pertanian Organik. “Nah kita sudah ada komitmen dengan 50 desa. 50 desa untuk target nanti di 2022, 50 Desa nantinya yang akan didampingi oleh mentor-mentor ini untuk kita target di 2022 itu ada 500 hektar pertanian organik,” jelasnya.

Perdesa itu rata-rata 10 hektar pertanian organik nantinya dikawal oleh teman-teman yang sudah di mentor. “Program nanti akan di kawal terus oleh Dinas Pertanian, dan apa yang menjadi kendala-kendala itu kita sudah mulai siapkan solusi dari sekarang sarana prasarana organiknya, kemudian yang berat ini adalah pendampingan sehingga kita harus siapkan SOPnya. Jadi target Organik di 2022 ada 500 hektar akan tercapai.” Imbuhnya.

Ditempat yang sama Ketua Komunitas Sri Organik Nuswantara Wahyudi mengatakan, sebagai komitmen kami untuk tetap menjaga tanah tetap subur salah satu program kerja komunitas ini adalah pelatihan ekologi tanah.

“Sesuai dengan program kerja yang kami susun sebagai wujud nyata Komunitas Sri Organik Nuswantara menjaga bumi dan kesehatan masyarakat dengan membuat pelatihan mengenal tanah dan juga bagaimana menanam dengan sistem organik,” bebernya.

Wartawan: Fatkhul Mu’anam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*