Ming, 23 Jun 2024

DKPP Ngawi Pantau Sawah Di 4 Kecamatan Yang Terendam Banjir

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi melakukan pemantauan daerah persawahan yang terendam banjir akibat luapan Sungai/Bengawan Madiun/Solo di 4 Kecamatan, Kwadungan, Pangkur, Padas dan Ngawi. Luapan Sungai/Bengawan Madiun/Solo terjadi sejak tanggal 15 februari 2023 sore.

Kabid Tanaman Pangan DKPP Ngawi Muh Hasan Zunairi mengatakan, upaya yang dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi selain mencatat dan monitoring area persawahan yang terendam banjir yaitu melakukan analisa dan menghitung jumlah sawah yang terendam banjir.

“Bersama dengan koordinator POPT Kabupaten Ngawi juga PPL Kecamatan Kwadungan dan Pangkur melaksanakan monitoring terhadap lahan tanaman padi yang terdampak banjir di 4 Kecamatan Kwadungan, Pangkur, Padas dan Ngawi,” Ujarnya saat ditemui dikantornya. Kamis (16/02/2023).

Muh Hasan menambahkan, petugas kami baik penyuluh pertanian dan Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan akan selalu pantau kondisi terkini.

“Dari monitoring tersebut diperoleh data bahwa luas lahan yang terdampak banjir di Kecamatan Kwadungan sekitar 80ha. Kecamatan Pangkur 70ha. Sedangkan pada masing-masing Kecamatan Padas dan Ngawi lahan yang terdampak banjir sekitar 15-20ha, dengan umur tanaman sekitar 50-85 hari.” Ungkapnya.

“Semoga banjir ini segera surut karena kalau terlalu lama sangat berdampak dengan kuantitas dan kualitas produksi padi di Kabupaten Ngawi” Pungkasnya.

Wartawan: Fatkhul Muanam

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*