Jum, 05 Des 2025

BELUM OPTIMAL, HANYA TIGA KOPERASI DESA MERAH PUTIH DI NGAWI YANG SUDAH BEROPERASI

Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Ngawi (foto:dok)

PRESSINDO_NGAWI | Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ngawi hingga kini belum berjalan optimal. Dari total 213 desa dan 4 kelurahan, baru tiga KDMP yang resmi beroperasi dan menjalankan aktivitas ekonomi.

Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Ngawi, Mujiati, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyebut, tiga koperasi yang sudah aktif di antaranya KDMP Kedungputri dengan usaha sembako, KDMP Ngawipurba yang bergerak di bidang Payment Point Online Banking (PPOB) atau layanan pembelian token listrik, serta KDMP Kedunggalar yang membuka layanan Brilink.

“Memang baru tiga KDMP yang beroperasi. Kendalanya masih seputar permodalan, karena sebagian besar koperasi masih mengandalkan modal dari anggota,” terang Mujiati, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, hingga saat ini belum ada KDMP di Ngawi yang memanfaatkan fasilitas permodalan dari bank-bank Himbara. Untuk mempercepat realisasi program, pihaknya akan menggelar sosialisasi lanjutan kepada seluruh pengurus KDMP desa agar memahami tata kelola koperasi serta peluang akses permodalan dari lembaga keuangan.

“Harapannya, hingga akhir 2025 seluruh KDMP di Ngawi sudah bisa beroperasi sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” ujarnya.

Mujiati menambahkan, Dinas Koperasi akan terus berkoordinasi dengan dinas terkait dalam hal pengawasan dan pendampingan agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sebagai informasi, Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui koperasi yang tangguh, berdaya saing, dan berpihak pada masyarakat kecil.

Wartawan: Abdul Ghofar
Editor: A Febri TH
image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*