PRESSINDO_NGAWI | Dalam Rapat Koordinasi Kabupaten Tenaga Pendamping Profesional (TPP) yang digelar di Kurnia Convention Hall Ngawi, Kamis (15/05/2025), berbagai arahan strategis disampaikan guna memperkuat peran TPP dalam mendampingi pembangunan desa. Salah satu pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Dinas Koperasi dan UMK Kabupaten Ngawi, Harsoyo, yang menyampaikan bahwa Bupati Ngawi menargetkan seluruh desa telah membentuk Koperasi Desa Merah Putih paling lambat akhir Mei ini.
Harsoyo menambahkan, pembiayaan legalitas koperasi akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah dan juga didukung oleh Pemerintah Provinsi. “Hal ini dilakukan sebagai langkah percepatan dan penguatan kelembagaan ekonomi desa.” bebernya.
Sementara itu, Budi Agung, Koordinator TPP Kabupaten Ngawi, saat ditemui oleh wartawan presisiindonesia.com, menjelaskan bahwa TPP merupakan tenaga profesional yang memiliki peran penting dalam memfasilitasi musyawarah desa khusus (musdessus) untuk pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. “Selain itu, TPP juga bertugas mengawal agar 20% Dana Desa tahun 2025 dialokasikan untuk program ketahanan pangan,” ujarnya.
Rapat koordinasi ini menegaskan kembali pentingnya sinergi antara pendamping desa, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mewujudkan desa yang mandiri, berdaulat secara ekonomi, dan tahan terhadap krisis pangan.
Wartawan: Abdul Ghofar Editor: A Febri TH

