Sen, 31 Mar 2025

LUAPAN AIR BENGAWAN MADIUN RENDAM SEJUMLAH WILAYAH DI KABUPATEN NGAWI

Anggota Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Ngawi Saat Melakukan Asesmen (foto:dok)

PRESSIDO_NGAWI | Hujan deras dengan durasi panjang yang mengguyur Kabupaten Ngawi dan wilayah hulu Bengawan Madiun pada Sabtu (29/3/2025) mengakibatkan luapan air di beberapa kecamatan. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Ngawi melaporkan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.00 WIB dan berdampak pada pemukiman warga serta area persawahan.

Wilayah yang terdampak meliputi Kecamatan Kwadungan, Pangkur, Padas, dan Ngawi. Di Kecamatan Kwadungan, Desa Sumengko mengalami dampak cukup besar dengan total 330 KK terdampak. Sementara itu, Desa Purwosari, Simo, Warukkalong, Tirak, dan Dinden juga mengalami genangan dengan rata-rata ketinggian air mencapai 70-80 cm. Di Kecamatan Pangkur, luapan air merendam beberapa titik, termasuk Jalan Raya Pangkur dan permukiman di Desa Waruk Tengah dengan total 151 KK terdampak serta area persawahan seluas 93 hektare. Kecamatan Padas dan Ngawi juga mengalami genangan, meskipun dengan ketinggian air yang lebih rendah, masing-masing 25 cm dan 40 cm.

Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Ngawi bersama Camat Kwadungan (foto:dok)
Tim Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Ngawi bersama Camat Kwadungan (foto:dok)

Saat ini, tim TRC BPBD telah dikerahkan untuk melakukan asesmen ke lokasi terdampak sesuai arahan Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Ngawi. Unsur yang terlibat dalam upaya penanganan ini meliputi BPBD Kabupaten Ngawi, TNI, Polri, potensi relawan, serta masyarakat setempat yang turut bergotong royong membantu warga yang terdampak. Hingga pukul 12.00 WIB, kondisi di beberapa wilayah masih menunjukkan peningkatan debit air.

Kasi Kedaruratan BPBD Kabupaten Ngawi, Partoyo, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan segera memberikan laporan lebih lanjut apabila terdapat perubahan kondisi. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas, terutama bagi yang tinggal di daerah rawan banjir,” ujarnya.

Wartawan: Abdul Ghofar 
Editor: A Febri TH
image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*