Ming, 23 Jun 2024

Ansor Ngawi Minta Kapolres dan Kadin Kominfo Ngawi Tutup Chanel YouTube Sunnah Nabi

TABLOID_PRESSIND, NGAWI I Pimpinan Cabang GP. Ansor Kabupaten Ngawi mendesak aparat kepolisian serta Dinas Komunikasi & Informatika untuk segera menindak tegas channel YouTube Sunnah Nabi.
(https://youtube.com/@sunnahnabi1)

“Setelah melakukan penelusuran terhadap channel tersebut, kami jajaran Media & Cyber IT termasuk Kepala BSA (Badan Syber Ansor) Ngawi mengecam keras channel youtube tersebut, karena berisikan konten yang sangat bisa menyesatkan umat, serta berisi hoaks, SARA dan mengandung ujaran kebencian terhadap agama Islam” Ucap Angga Putra selaku Wakil Ketua PC GP Ansor Kabupaten Ngawi Bidang Media & Cyber IT.

Kang Angga sapaan akrab pemuda ini menegaskan untuk meminta dengan segera kepada Aparat baik dari institusi Polri melalui Polres Ngawi dan Dinas Komunikasi Informatika Kabupaten Ngawi untuk segera bertindak, bergerak dan menindaklanjuti serta menangkap pengelola channel tersebut.

“Dalam waktu dekat, kami akan menemui Kapolres dan Kepala Dinas Kominfo Ngawi untuk berdiskusi terkait hal ini, saya pribadi sangat heran akun / channel youtube yang sudah tayang setahun yang lalu dan sudah memposting 25 video kok bisa lolos dari patroli Polri dan Diskominfo. Padahal jelas-jelas isinya tak patut untuk ditayangkan. Jika memang pihak Polri dan Diskominfo keberatan mengurus hal ini, maka sebisa mungkin kami akan bertindak baik dalam ranah membantu dua instansi tersebut atau dengan cara kami sendiri”. Tegas Angga.

Ansor Ngawi sangat mengkhawatirkan akan terjadinya kegaduhan masyarakat atas dampak konten dari channel tersebut, karena sangat melukai masyarakat, umat Islam khususnya. Apalagi kita semua paham saat ini era digital, mulai dari anak anak kecil sampai lanjut usia gadget dan internet seperti kebutuhan pokok dan sangat mudah sekali mengakses apapun dari internet. Ditambah lagi kita semua sedang menghadapi tahun tahun politik, kami berharap jangan sampai mengganggu konsentrasi pesta rakyat demokrasi atau bahkan bisa kemungkinan untuk ditunggangi channel tersebut.

“Bisa jadi channel Youtube tersebut dioperasikan dari luar negeri, maka sesuai instruksi BSA PW Ansor Jawa Timur, kami segera membuat laporan ke Polres Ngawi” ujar Hari Susanto kepala BSA yang juga di bawah naungan Bidang Media & Cyber IT PC GP Ansor Ngawi.

“Semoga ke depannya kami tidak menemukan lagi channel atau akun seperti ini bisa lolos lagi dari operasi direktorat siber POLRI maupun Kementrian Kominfo” lanjut Hari.

Ketika dihubungi melalui pesan singkat, Husaini Amar selaku Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Ngawi juga menyampaikan Kami Ansor Ngawi siap mendukung instruksi Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Timur.

“Apa yang diperintahkan oleh Pimpinan wilayah Ansor Jawa Timur akan kami lakukan dengan penuh hati” Pungkasnya.

Wartawan: Abdul Ghofar

image_pdf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

*

*