PRESSINDO_NGAWI | Sosialisasi 10 Program Pokok PKK digelar di Pendopo Balai Desa Sidokerto, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi, Kamis (11/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimcam Karangjati, paguyuban kepala desa beserta istri, Puskesmas,LPMD Sidokerto, BPD, perangkat desa, serta para kader PKK.
Kegiatan diawali dengan laporan Ketua PKK Desa Sidokerto, Dasri, yang menyampaikan berbagai kegiatan kader PKK yang telah dilaksanakan di masing-masing dusun. Dalam laporannya, Dasri menjelaskan bahwa para kader PKK secara aktif menjalankan program-program pemberdayaan masyarakat, mulai dari kegiatan Posyandu, pembinaan keluarga, pemantauan kesehatan ibu dan anak, hingga berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga.
Ia juga mengapresiasi semangat para kader PKK di setiap dusun yang terus berupaya mendukung program pemerintah desa maupun Kabupaten Ngawi, khususnya dalam upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peran PKK semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu menjadi penggerak pembangunan di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi, Hj. Ana Mursyida Ony Anwar, menyampaikan pentingnya pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

Beliau menekankan bahwa pencegahan stunting harus menjadi perhatian bersama, dimulai sejak masa kehamilan hingga anak memasuki usia balita. Pemenuhan gizi yang baik, pemeriksaan kesehatan secara rutin, serta edukasi kepada keluarga menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
Selain menjabat sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Ngawi, Hj. Ana Mursyida Ony Anwar juga merupakan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Ngawi. Dalam menjalankan tugasnya, beliau aktif berkeliling ke desa-desa di wilayah Kabupaten Ngawi untuk menyosialisasikan 10 Program Pokok PKK sekaligus memperkuat peran Posyandu dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para kader PKK dapat menjadi motor penggerak dalam pelaksanaan program-program pemberdayaan keluarga, peningkatan kesehatan masyarakat, serta percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Ngawi juga tidak lupa untuk mencegah perkawinan dini.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir. Mereka mengikuti pemaparan materi dengan seksama serta berdiskusi mengenai berbagai program yang dapat diterapkan di lingkungan masing-masing demi mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Wartawan: Margono Editor: A Febri TH

