PRESSINDO_NGAWI | Menjelang Hari Raya Idul Adha 2025, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Ngawi intensif melakukan pemantauan harga dan ketersediaan pangan pokok di sejumlah pasar tradisional. Pemantauan ini dilaksanakan di empat titik utama, yaitu Pasar Besar Ngawi, Pasar Beran, Pasar Kedungprahu, dan Pasar Karangjati. Kamis 15/5/2025.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Stabilisasi Harga (KSP) DKPP Ngawi, Dwi Rahayu Puspitaningrum, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan pasokan pangan strategis tetap aman serta terjangkau bagi masyarakat.
“Pemantauan ini penting untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang hari besar keagamaan, sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah komoditas pokok tercatat masih relatif stabil. Harga beras medium berada di kisaran Rp12.500 per kilogram, cabai keriting Rp34.000, gula pasir Rp17.000, minyak goreng Rp17.000, tepung terigu Rp8.000, daging ayam Rp31.000, daging sapi Rp120.000, dan telur ayam Rp25.000 per kilogram.
Namun, satu komoditas mengalami penurunan harga yang cukup signifikan, yaitu cabai rawit merah, yang kini dijual seharga Rp25.000 per kilogram. Penurunan ini dinilai membawa dampak positif bagi konsumen, khususnya menjelang hari raya.
Adapun komoditas yang turut dipantau dalam kegiatan ini meliputi beras premium dan medium, tomat, bawang merah dan putih, cabai merah keriting dan cabai rawit merah, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, minyak goreng kemasan dan curah, serta jagung pipilan kering.
Ayu menambahkan, pemantauan ini akan terus dilakukan secara berkala hingga dan setelah Idul Adha guna memastikan stabilitas pangan tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat Ngawi tidak terganggu.
“Dengan upaya ini, kami berharap masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar dan ketersediaan yang cukup,” tutupnya.
Wartawan: Fatkhul Mu'anam Editor: Abdul Ghofar

