PRESSINDO_NGAWI | Pemerintah Desa Jatigembol bersama tim pendamping Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Kabupaten Ngawi menggelar sosialisasi Program BSPS Tahun Anggaran 2025. Kegiatan berlangsung di aula kantor desa, Rabu 27/8 lalu, dihadiri unsur pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), calon penerima manfaat (KPM), serta dua orang pendamping program.
Sekretaris Desa Jatigembol, Yhugo Swastiko menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui bantuan stimulan yang bersifat swadaya.
“Program BSPS bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui bantuan stimulan yang bersifat swadaya. Tahun ini, Desa Jatigembol memperoleh kuota 20 Kepala Keluarga (KK) sebagai calon penerima manfaat. Apabila ada calon yang mengundurkan diri, akan dilakukan penggantian hingga kuota terpenuhi,” kata Yhugo kepada wartawan, Rabu 3/9/2025.
Pelaksanaan program di desa tersebut akan melalui beberapa tahapan. Usai sosialisasi, tim pendamping bersama kepala dusun langsung melakukan verifikasi lapangan ke rumah calon penerima. Setelah itu, ditetapkan 20 KK sebagai penerima manfaat resmi. Bantuan akan diberikan dalam bentuk material bangunan senilai Rp17,5 juta serta tambahan Rp2,5 juta untuk biaya tukang atau pekerja. Dana dicairkan dua tahap, yakni saat progres pembangunan mencapai 50 persen dan 100 persen.
foto: “sebanyak 20 kpm tampak serius mendengarkan pemaparan teknis program bsps dari pemerintah desa dan tim pendamping,”
Yhugo menambahkan, pemerintah desa berkomitmen untuk mendampingi seluruh proses agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan teknis dari Kementerian PUPR.
“Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap seluruh calon penerima memahami hak dan kewajibannya, serta dapat berpartisipasi aktif dalam mewujudkan rumah yang layak huni,” pungkasnya.
Wartawan: Fatkhul Mu'anam Editor: Ardian Febri TH

